ASSALAMU'ALAIKUM, SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA "CERITAHARBYSEMUA" SEMOGA BERMANFAAT YAH! INSYA ALLAH! FOLLOW DULU YUK @Harby_RF dan @Critaharbysemua | SALAM SEMANGAT UNTUK PARA PEMBACA & PEMUDA-PEMUDI ISLAMI

Jumat, 10 Agustus 2012

Puasa ?

Puasa. Terdengar seperti berbicara, 'Puas lo?'

Sekar merasa puasa tahun ini mengolok-ngolok dirinya. Tepat seminggu lalu, Akbar, suami yang dicintainya, belahan hatinya, separuh nyawanya, diambil oleh Allah Sang Pemilik Nyawa.

'Jangan lupa, walau sedih tetap puasa,' ujar Rina temannya.

Huh, tahu apa Rina, batin Sekar. Ia masih sendiri, tidak punya suami. Ke sana ke mari bersenang-senang mencari lelaki yang bisa dijadikan pasangan hidup. Sementara Sekar sudah selesai fase hidup ini. Ia sudah pernah mengalami putus berkali-kali hingga akhirnya bertemu Akbar. Bertemu di acara kantor, Akbar datang menemani sepupunya Anisa yang tamu di acara itu. Sama-sama langsung tertarik dan bertukar nomer telepon. Lalu karena sudah jodoh, kurang dari setahun mereka menikah. Bertahun-tahun bahagia, tepatnya enam tahun, dengan anak laki-laki satu-satunya Tegar, berusia lima tahun.

Jadi ini sungguh tidak adil. Banyak berita aneh-aneh di media massa, mulai dari kasus nikah-cerai, sampai kasus penganiayaan suami ke istri dan sebaliknya, hingga bunuh-bunuhan pasangan. Tidak dengan aku, teriak Sekar di batinnya. Sekar merasa, dirinya berada di situasi yang membahagiakan. Yang menyenangkan dan ideal. Ia berharap ia adalah Cinderella dan Akbar adalah pangeran, lalu mereka hidup di istana rumah mereka hingga tua nanti. Nanti, nanti yang jauh. Nantiiiiiiii sekali. Ketika anak mereka Tegar sudah menemukan istri yang dicintainya, sehingga mereka beranak-pinak dan mengumpul di saat Hari Raya. Ia dan Akbar menjadi saksi pasangan yang bahagia hingga kaken ninen. Demikian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar