Kira-kira ada apasih sebenarnya dengan angka “19” ini? Penasaran? Yuk kita simak
penjelasan dibawah ini!
Sholat Subuh Zuhur Ashar Maghrib Isya
Sholat Subuh Zuhur Ashar Maghrib Isya
Rakaat 2 4 4 3 4 =
17
Urutan 1 2 3 4 5
Diatas adalah shalat-shalat beserta rakaat dan urutannya.
Tolong perhatikan:
- Angka-Angka pada rakaat shalat,kalau itu dirapatkan, maka jadilah 24.434 = 19 x 1.286. Kembali muncul angka 19 di sini. Bulat, bukan pecahan.
- Angka tertera terakhir (1.286), kalau itu dipenggal dan dijumlahkan, maka jadilah 1 + 2 + 8 + 6 = 17. Muncul angka 17 di isni, seolah-olah mengisyaratkan jumlah rakaat wajib sehari-semalam.
- Sekilas tentang angka 17. Yang mengejutkan, selain menunjukkan rakaat wajib, angka 17 juga menunjukkan waktu turunnya Al-Qur’an (17 Ramadhan). Entah kebetulan atau tidak, Indonesia pun merdeka pada 17 Agustus dan itu jatuh pada bulan Ramadhan. Yang lebih mengejutkan, perintah shalat yang identik-kan dengan perjalanan Isra’ Mi’raj itu, diabadikan dalam surat Al-Isra’ yang merupakan surat ke-17.
- Kembali pada angka rakaat dan urutan. Kalau itu digabungkan dan dirapatkan, maka jadilah:
- 21 42 43 34 45
-2.142.433.445 = 19 x 112.759.655
-Lagi-lagi, muncul angka 19
- Angka rakaat wajib dalam seminggu, kalau itu dirapatkan (ingat, pada hari jum’at hanya ada 15 rakaat wajib):
-17 17 17 17 17 17 15
-17.171.717.171.715 = 19 x
903.774.587.985
-Lagi-lagi muncul angka 19.
- Pada kedua telapak tangan setiap manusia terdapat guratan angka Arab, yaitu 18 dan 81.
-Kalau itu dijumlahkan, maka jadilah 18 + 81 = 99.
-Kalau itu dirapatkan, maka jadilah 1.881 = 19 x 99.
-Lagi-lagi, muncul angka 19.
- Dan masih banyak lagi. Belasan. Mungkinkah belasan fenomena serba “19” dalam shalat ini disusun oleh manusia? Jawabannya pasti TIDAK!
Mungkin hanya ini yang saya bisa sampaikan. Semoga
Bermanfaat!
Oleh : Harby Refsi Firdaus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar